Tuesday, May 5, 2009

Never Lose Hope

Hope is a precious commodity.
It fuels our drive.
It gives us the courage to continue through any struggle.

Hope gives us the desire to face another day,
to strive to overcome it's challenges and work for new ones.

Hope gives us glimpses of tomorrow,
of the possibilities that lie in our future,
and of the paths we need to travel.

Hope lightens our steps when the road is strewn with obstacles,
and helps us decide on our route.

Hope puts a smile on our face,
and a glimmer in our eyes.

Hope let's us see love as it blooms.

Never lose faith in your abilities,
trust the instincts you have inside,
they will guide you through your journey.

And always have hope.
Always look to the future.
Always believe that the best is out there for you to find.

Never lose your hope.
Never lose the faith you have in who you are.

Because with that faith in yourself,
lies the essence of your hope.




© Copyright Brenda Hager 1998
http://www.friendshipsfire.com/

Saturday, May 2, 2009

A Good Will

This past few days was really hard for me. It seems like i was in the middle of nowhere. I had nothing to do, had nowhere to go and the worst is that i had no motivation to do what i have to do.

Akhir-akhir ini, gw seperti dihadapkan pada kenyataan di hidup gw, pada suatu realitas di kehidupan yang sedang gw jalani ini, bahwa gw mempunyai banyak kewajiban yang harus gw lakukan, gw mempunyai banyak hal yang harus gw capai, gw mempunyai banyak hal yang seharusnya bukan menjadi prioritas saat ini tapi tetap gw kerjakan dan gw mempunyai banyak kebiasaan buruk yang harus gw hilangkan.

It all occurs to me at the 'perfect' timing. Ketika gw mulai merasa bosan dengan rutinitas yang gw jalani sehari-hari selama gw menyusun tugas akhir gw, ketika gw mulai kehilangan pegangan terhadap keyakinan dan rasa optimisme gw, semuanya baru gw sadari dan itu membuat semuanya menjadi lebih berat untuk gw lalui.

Hampir seminggu gw berada di Bandung dengan maksud menyelesaikan tugas akhir gw, tapi sejauh ini bisa dibilang gw belum melakukan apa-apa. Gw merasa beban yang lagi gw emban sekarang sangat berat dan gw memilih untuk menanggalkan beban itu dan melupakannya sejenak dengan harapan gw dapat memungut kembali beban itu dan menyelesaikan semua kewajiban gw secepat mungkin. Biasanya prinsip ini selalu berhasil gw terapkan, seberapa banyak kewajiban yang harus gw lakukan, gw selalu bisa menyelesaikannya. Tapi untuk kasus yang ini, gw merasa sangat jauh berbeda keadaannya (mungkin pengaruh umur juga kaliy ya, hehehe). Gw merasa harus melakukan sesuatu untuk kembali ke jalur semula, untuk mulai mengerjakan tugas akhir gw lagi. Beberapa jam yang lalu, gw belum menemukan sesuatu yang bisa mendorong gw untuk memulai lagi segala sesuatu yang harus gw kerjakan, sampai akhirnya gw memilih untuk menghabiskan malam minggu gw dengan menonton film sendirian di kost-an gw. Setelah lama memilih film apa yang mau gw tonton, akhirnya pilihan gw jatuh ke sebuah film lama yang sebelumnya sudah pernah gw tonton, tapi entah kenapa gw mau menonton lagi. Judul filmnya Good Will Hunting.



Awalnya gw ga punya motivasi apa-apa untuk menonton ulang film ini, cuma buat nemenin dan mengantar gw tidur aja, tapi ternyata gw malah jadi lebih serius nontonnya, bahkan gw mulai memahami pesan-pesan yang ada di dalam film itu setelah gw tonton untuk kedua kalinya beberapa menit yang lalu dan yang akhirnya bisa membuat gw berjanji kepada diri gw sendiri untuk mulai lebih menghargai hidup lebih dari hari-hari sebelumnya. Mungkin ketika gw mulai menulis tulisan ini, gw belum melakukan apa-apa untuk membuktikan janji gw ke diri gw sendiri. Tapi gw mulai merasakan suatu energi positif ada di dalam diri gw, untuk mulai bangkit lagi dan menjalani semua hal yang menjadi prioritas dalam hidup gw saat ini.

Oke, jadi bisa dikatakan gw telah menemukan kembali semangat di dalam diri gw melalui sebuah film lama yang tanpa sengaja gw tonton lagi beberapa menit yang lalu. Sebuah semangat yang gw sendiri juga percaya bahwa ini merupakan awal baru dari perjuangan gw untuk lulus dari kuliah gw dan mulai merencanakan hal-hal lain sesudahnya. Kemudian, apa sebenarnya maksud dari tulisan ini? Apakah gw hanya ingin menceritakan kalau gw telah merasa semangat lagi setelah gw menonton sebuah film yang gw pilih secara tidak sengaja dari beberapa film koleksi gw yang ada di kamar kost gw malam ini?

Apa yang gw sekarang sedang coba untuk membagi melalui tulisan ini adalah mengenai keyakinan, kekuatan dan kemauan yang kita punyai terhadap diri kita sendiri di dalam hidup ini. Buat gw setiap orang, baik dalam keadaan seterpuruk apapun, selalu mempunyai kesempatan untuk kembali bangkit dan melanjutkan hidupnya. Walaupun hal ini membutuhkan waktu yang mungkin cukup lama bagi sebagian orang, tapi selalu ada sisi positif dari setiap hal buruk yang mungkin telah terjadi terhadap hidup kita, untuk kemudian dijadikan sebagai sebuah pelajaran. Satu hal lagi yang kita tidak boleh lupa, adalah keyakinan kita terhadap Tuhan kita masing-masing. Buat gw pribadi, gw tidak percaya akan sebuah 'kebetulan'. Setiap apapun yang secara tidak sengaja telah terjadi, bagi penullis, bukanlah sebuah kebetulan melainkan sebuah bagian dari rencana Tuhan terhadap hidup kita. Alasan gw untuk memilih menonton Good Will Hunting dibandingkan dengan film-film lainnya, sehingga bisa berakibat positif ke diri gw, bukan merupakan suatu kebetulan. Buat gw hal-hal seperti ini tidak bisa dijelaskan secara logis, tapi gw selalu percaya bahwa sesuatu yang mungkin tidak kita kehendaki namun kemudian terjadi, maka hal itu memang sudah seharusnya terjadi seperti itu, bukan sebuah kebetulan yang terjadi karena misalnya kita menjatuhkan pilihan terhadap sesuatu berdasarkan permukaan koin yang muncul setelah kita lemparkan.

Kesimpulannya, YA, gw merasa sangat beruntung masih selalu bisa menjalani hari-hari gw didampingi oleh keluarga gw yang selalu memberikan kasih sayangnya kepada gw, sahabat dan teman yang selalu berada disekeliling penulis kapanpun penulis membutuhkan bantuan mereka. Dan yang paling utama, gw selalu bersyukur kepada Allah SWT yang selalu membimbing dan memberikan petunjuk kepada penulis setiap kali penulis menghadapi suatu masalah.



Never Lose Hope!!

Wednesday, April 29, 2009

I Guess It's Not For Me

I'm tired..
I'm exhausted..
I'm confused..
I'm mad..
I'm sad..
I feel so alone..

Finally, it's near to the end..
It's not a finish line, but more like a dead end road..
It's not the first time that we've made such a decision..
But now it feels like it's the real end..

There's no turning back..
There's no going to our home..
We've made another separate ways..
But it feels like a real goodbye..

I can't understand what's on your mind..
And i guess you can't stand me anymore..
There's no different, everything quite the same..
Just like when we decided to start our story..
But it has to be over right now..

We've made our promise..
But none of us can keep it..
We tried our best, but it couldn't change anything..
Everything so blurry, none was real..

She already put me in her past..
Everything will never be the same for her..
I tried to break her shield..
And all that i've got just goodbye..

I'm full of doubt right now..
If she can't stand me now, then there's no reason to be with her in the future..
She convinced me that i will always be the important part of her life..
But if she can't accept me now, then i guess it means nothing..

All your sweet words, all of the happiness we found together..
All those years we spent together, all of the smile and tears we shared..
They means nothing at all..
Because in the end, she already gave me up from her life..
(Even she still asked me to be her friend at last)

But that's only a past..
I'm 23 now, i'm still got a lot of good things to come..
I have to put her in my past..
I have to erase her from my memory..
She will always be the sweetest..
But she's not for me..
And i should never look back again..

It's time to put a smile back on my face..
It's time to put a confidence back in me..
It's time to reach my dreams..
It's time to motivate myself..
It's time to move on..

I have to prepare myself..
This is not the end, it just a part of my life..
There is no pain and regret..
There's only a beautiful memory to be keep and a beautiful mistake to be learn..

I never said that i hate you..
It's just a decision to be made..
For you and for me..
I hope God will always give you all the happiness in the world..
I hope you will find your love..

But you're not for me..
You're not the one that will wait for me..
I guess it's time for you to take the next step of your life..
But it's not with me..

And i guess it's not for me..

Tuesday, April 28, 2009

Let's Figure It Out

Tulisan di bawah ini bukan karya gw, gw copy dari note salah satu temen gw di Facebook yang kebetulan nge-tag nama gw di note nya dia ini. Sebagai seorang Aquarius yang tidak terlalu percaya dengan ramalan bintang dan lain sebagainya, gw awalnya ya ga mikirin amat tentang tulisan ini. Tapi setelah gw baca, kok... hahahaha bukan sok disama-samain, tapi emang ada beberapa yang agak sama dengan sifat gw. Yah gw ga bisa menilai apakah semua yang dicantumkan di dalam tulisan ini bener apa engga, tapi bisa jadi referensi lah munkin buat para pembaca yang sama-sama orang Aquarius atau yang kebetulan lagi ngejar orang-orang yang bintangnya Aquarius.

PS: Nih note, kalimatnya awalnya bisa sangat menjual tapi di satu sisi bisa jatuhin pasaran, hehehe serem bener...

"Jika anda mencintai Aquarius, anda harus bersiap-siap menjadi bahagia selamanya atau sangat bersedih. Ia adalah orang supersibuk dengan masalah-masalahnya.

1. Ia mampu hidup sendiri tanpa adanya pendamping dalam kehidupannya, orang yang benar-benar kuat. Bukan karena ia tidak dapat menemukan pendamping impiannya, tetapi jika ia memang tidak dapat menemukan yg demikian, apa boleh buat. Apalagi karena memang dia berpikir bahwa dia mampu melakukan sendiri.

2. Ia adalah seorang pemimpin, tipe orang yang benar-benar berpikiran maju dan optimis. Ia suka melakukan segalanya sendiri, karena ia berpikir menunggu bantuan orang lain hanyalah membuang waktu saja, dan dia tidak cukup sabar menunggu orang lain melakukan hal itu.

3. Jika ia duluan mengajak anda kencan, jangan pikir bahwa ia akan mulai menggoda anda duluan. Ia melakukannya karena dipikirnya menunggu anda mengajak kencan akan sangat membosankan dan membuang-buang waktu saja. Ia sangat menyukai pria/wanita misterius dengan tetap memberi perhatian yang secukupnya tidak berlebihan, karena ia adalah tipikal petualang dan penakluk.

4. Ia suka untuk menebak reaksi seseorang, tapi pada saat yang bersamaan ia suka sekali jika ada banyak yg menginginkan dirinya. Ia adalah tipe orang yang berani yang mampu melakukan banyak hal secara berbeda dari orang lain dalam lingkungan yang sama. Ia berani berjuang untuk mendapatkan apa yang ia pikir menjadi miliknya.

5. Walaupun ia bertingkah penuh percaya diri, ia seringkali merasa kesepian dan sendiri. Jika ia berpisah dengan orang lain, ia tidak akan memperlihatkan emosi apapun, walaupun sebenarnya ia dipenuhi dengan rasa sakit dan penderitaan. Tidak lama kemudian, dia akan kembali menjadi orang yang lebih dewasa, karena dia selalu melihat dunia secara positif dan memiliki "Kepercayaan" pada kata "Cinta".

6. Ia memiliki banyak teman, maka jika anda berpacaran dengan dia, jangan menjadi tipe pencemburu. Ia mungkin sedikit pencemburu, tapi ia sangat membenci tipe pencemburu. Ia ingin anda mempercayainya, bahkan mungkin jika ia tidak mempercayai anda.

7. Ia adalah tipe orang yang langsung dan terbuka, baik dalam hal percintaan ataupun dalam hal bermasyarakat, karena sifatnya yang perasa dan kritis.

8. Cinta dan hubungan yang dia bangun selalu nyata, maka jika ia mengatakan "Kita bubar" maka sudah saatnya anda bubar, dia tidak sedang menguji anda, walaupun memang terkadang kerap menguji,dan dia akan selalu berusaha membahagiakan anda, bahkan kerap kali dengan cara yang mengejutkan.

9. Ia tipikal perasa, namun bukan tipe yang mudah terluka, maka anda tidak perlu kuatir mengenai dirinya, ia mampu untuk bangkit sendiri. Meskipun utk memulihkan masalah kepercayaan hati dia butuh waktu yang lebih lama.

10. Jangan pernah menyimpan rahasia dari dirinya, hal ini sangat dibencinya dan dapat membuatnya sangat marah.

11. Ketika ia sedih, mengertilah dia. Ketika ia bahagia, bahagialah bersamanya, ia menyukainya. Mereka yang dekat dengannya akan tahu bahwa dibalik semua percaya diri dan sifatnya yang berdarah dingin, ia sama rentannya seperti perasaan seorang wanita.

12. Ia adalah orang yang fleksibel dan banyak bicara, dan ia suka menggoda anda.
Jangan biarkan dia berbicara sendiri, karena bila hal itu terjadi, ia akan meninggalkan anda.

13. Ia memiliki banyak tipe pekerjan, karena ia percaya bahwa ia mampu melakukan dan mengejar impiannya.

14. Ketika ia sedang jatuh cinta, ia akan meninggalkan pekerjaannya di siang hari hanya untuk menemui anda. Jika anda mampu untuk hidup dan mencintai seorang "sibuk", maka anda akan pas dengannya. Jika ia marah, carilah tempat berteduh dari "badai". Tapi kemarahannya hanya akan sebentar saja. Ia bukan tipe pembalas dendam, dan tidak akan memikirkan mengenai saat "pembalasan". Banyak orang berpikir bahwa dia benar-benar "hebat", walaupun sebenarnya dia benar-benar perasa. Ia mudah terluka, maka sebaiknya anda bersikap baik padanya.

15. Jika ia benar-benar mencintai anda, maka anda beruntung karena ia adalah orang yang jujur dalam perasaan, tulus, dan tidak akan pernah membuat anda bosan. Anda harus mengerti bahwa terkadang ia akan menjadi terlalu percaya diri, dan terkadang cenderung bersikap seperti layaknya seorang boss."



Nah gw ga tau deh nih, buat yang sering berinteraksi dengan orang Aquarius, mungkin anda yang lebih kompeten untuk menilainya. Satu hal yang bisa gw bilang, pada dasarnya semua orang itu baik, tinggal bagaimana kita membawa diri aja.

Monday, April 27, 2009

A Bored Happy Life

Akhirnya, setelah sekian lama tidak tersentuh, hari ini gw punya niat buat nulis-nulis lagi di blog gw ini. Awalnya gw punya pikiran seperti ini "Wah udah mulai skripsi nih, pasti banyak nganggurnya deh nanti, mending gw mulai bikin blog aja, biar selalu ada kerjaan...", tapi kenyataannya... hehehe ternyata yang namanya skripsi itu bener-bener kompleks.

Dalam mengerjakan skripsi, menurut gw dibutuhkan apa yang disebut dengan kesabaran, kekuatan hati dalam bentuk kemauan dan motivasi tiada berujung demi mewujudkan masa depan yang lebih baik (hahaha manceepp bahasanya~). Skripsi itu dapat membuat kita merasakan semua hal dalam kurun waktu yang berdekatan. Di satu saat, elo dapat dibuat berada di dalam tekanan ketika waktu terus berlalu dan elo belum mulai menulis apa-apa, kemudian ada saatnya juga elo merasa sangat bodoh ketika elo tiba-tiba 'stuck' di tengah-tengah penulisan skripsi dan bener-bener ga tau mau nulis apa lagi. Kalau gw nih, begitu gw sedang mengalami hal-hal seperti itu imbasnya yang pasti siy jadi gampang marah, gampang BT, ga nafsu makan dan bawaannya jadi pengen menenggak alkohol mulu (yahh maksudnya siy biar lebih tenang gitu, hehehe).

Tapi sebaliknya, ketika elo berhasil menyelesaikan bab demi bab sesuai deadline yang elo tetapin sendiri, semua perasaan ga enak yang gw sebutin di atas dijamin akan langsung hilang tak berbekas. Yang kemudian elo rasain tuh pastinya lebih lega, lebih gampang bercanda dengan orang-orang sekitar, semua beban yang sebelumnya ada lenyap gitu aja dan nafsu makan lo langsung nongol 4x lipat (kalau yang ini, pengalaman pribadi penulis nampaknya, hehehe naik 8kg nih, hehehe).

Sekarang penulis sedang berusaha untuk menyelesaikan Bab 4-nya, bagi semua yang baca tulisan ini, penulis minta doa nya, semoga skripsi ini bisa selesai tepat waktu dan penulis dimudahkan dalam menempuh sidang akhirnya, AMIN.

Sebenernya nih, gw ga ada masalah dengan tidak menulis apa-apa di blog ini, karena emang ga ada paksaan juga, ga dibayar pula, hehehe yah pokoknya ga akan ada masalah yang akan menghampiri gw seandainya gw tidak menulis apa-apa di sini. Tapi kenapa ya, kok gw merasa sangat bersalah ketika gw mulai membuka blog gw ini (yang make acara salah password pula, hehehe...) dan gw menemukan tulisan gw terakhir ditulis tiga bulan lalu, hmmm jadi pengen mulai nulis-nulis disini lagi sebenernya, tapi gimana donk, banyak hal yang menjadi kewajiban yang belum gw tuntaskan. Jadi untuk saat ini, gw berharap semua kewajiban gw dapat gw selesaikan tepat waktu kemudian gw bisa mulai nulis lagi di blog gw ini. Alangkah lebih bagusnya lagi, kalau gw bisa mulai nyolong-nyolong nulis ketika gw udah kerja, hehehe that's mean a lot i guess, a new first step for another part of my life. Minta doa nya ya..



Gonna write again soon, guys!!!

NB: Start your own Twitter account then check mine http://twitter.com/ode1509

Saturday, January 10, 2009

DILEMA

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dilema itu mempunyai dua arti; (i) situasi sulit yg mengharuskan orang menentukan pilihan antara dua kemungkinan yg sama-sama tidak menyenangkan atau tidak menguntungkan; (ii) situasi yg sulit dan membingungkan.

Ya, menurut gw sendiri, dilema itu adalah suatu perasaan yang bner2 susah buat dihadapin, karena umumnya situasi ini membuat kita berhadapan pada dua pilihan yang berakhir pada sebuah keputusan, yang entah akan membawa suatu ketenangan atau malah menghadirkan suatu penyesalan. Kalau seandainya gw disuruh milih, gw lebih milih untuk berada di dalam situasi dimana gw harus mengerjakan suatu pekerjaan yang melelahkan dibanding harus berada dalam dilema (tapi gw tetap lebih milih menghadapi dilema dibanding menghadapi situasi dimana gw harus berdiri sejauh 10 meter dari seekor kodok, hahahaha that's obvious !!!). Dan gw harus menghadapi kenyataan bahwa pada saat ini gw sedang menghadapi dilema.

Dilema itu sendiri sebenarnya bukanlah suatu hal yang menurut gw harus kita takuti. Dengan adanya dilema, itu berarti kita sedang dihadapkan pada dua pilihan atau lebih. Pilihan itu sendiri biasanya sering timbul setelah kita melakukan sesuatu, gw ga bisa menggambarkan sebuah korelasi yang jelas dengan timbulnya sebuah dilema tanpa sebelumnya melakukan sesuatu (correct me here please if i'm wrong, yah mungkin tidak semua kasusnya seperti itu siy). Dan buat gw, melakukan sesuatu itu (dalam konteks yang positif tentunya), entah akan berujung pada suatu keberhasilan atau kegagalan, jauh lebih baik dari pada tidak melakukan sesuatu. Terlibat dalam suatu hal (dalam konteks positif juga tentunya) jauh lebih baik pula dibanding diam dan tidak terlibat dalam suatu hal. Jadi, dilema kadang bisa merupakan sebuah hasil yang datang ke kita setelah kita melakukan sesuatu, yang akhirnya menempatkan kita pada dua pilihan.

Pilihan yang dihadapkan ke kita itu sendiri mungkin bukan lah sebuah pilihan yang saling bertolak belakang, bahkan kadang relatif mirip. Tapi sebagai manusia, kita selalu berharap bahwa dalam setiap kesempatan kita selalu bisa untuk memilih mana yang merupakan pilihan terbaik, yang mungkin hanya akan menghadirkan sedikit kerugian, baik untuk kita maupun orang lain. Yepp, meminimalisasi kerugian (untuk orang lain tepatnya) mungkin sebuah konsep pemikiran yang cukup berperan dalam hidup gw ketika gw sedang dihadapkan dalam sebuah pilihan. Gw kadang lebih condong untuk memilih sebuah pilihan yang lebih sedikit merugikan dan menyakiti orang lain dampaknya namun masih memberikan hasil positif untuk gw dibanding harus mengambil sebuah keputusan yang menghasilkan keuntungan yang jauh lebih menguntungkan tapi merugikan orang lain (gw ga bermaksud membohongi diri gw sendiri, tapi mungkin lebih tergantung dari situasi dan kondisinya juga ya, karena biar bagaimanapun kita tetap harus mementingkan kebutuhan kita sendiri).

Sebenarnya, dalam aspek kehidupan apa siy kita sering dihadapkan dalam suatu dilema? Buat gw, tentu saja dalam setiap aspek kehidupan sangat memungkinkan kita bertemu dengan sebuah dilema, tapi mungkin di gw pribadi, gw sering menghadapi dilema dalam sebuah hubungan pertemanan, hubungan akademik, hubungan dengan lawan jenis ("percintaan" mungkin maksud penulis disini, hahahaha paling up to date nih kayanya), dan mungkin nantinya dalam hubungan pekerjaan. Tapi aspek-aspek ini tetap tidak akan merubah satu hal, yaitu bahwa kita selalu dituntut untuk membuat pilihan terbaik. Sudah menjadi suatu hal yang sangat umum tentang cara menilai seseorang dengan melihat bagaimana cara dia menghadapi sebuah pilihan dan bagaimana cara dia mengambil keputusan itu. Hal ini sangat mencerminkan bagaimana pribadi sebuah individu. Kedewasaan juga bisa diukur dari aspek ini (mmhhmm, tapi kalau "cinta" ga tau deh bisa diukur apa engga, hahaha anyone?!).

Kemudian, bagaimana jika kita benar-benar sampai pada saat dimana kita harus membuat sebuah keputusan yang didasari oleh beberapa pilihan yang dilematis? Gw sendiri sebenarnya ga punya tips yang benar-benar manjur siy, karena kadang juga gw ga terlalu bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan, hehehehe (apalagi kalo udah nyampur sama emosi). Tapi mungkin ada beberapa hal yang biasanya gw pegang teguh ketika gw sedang menghadapi dua pilihan atau lebih, yah kurang lebih selama gw terus berpegang kepada hal-hal ini, gw bisa meminimalisasi rasa penyesalan gw kalau nantinya ternyata keputusan atau pilihan yang gw ambil itu bukan yang paling baik.

Pertama, "analisa" semua kondisi dan situasi yang terjadi ketika elo lagi dihadapkan dalam pilihan-pilihan tersebut. Analisa disini maksudnya ga terlalu formal kok. Yah, pokoknya melihat semua kemungkinan, mulai dari apa saja yang telah kita lakukan hingga akhirnya datang pilihan-pilhan ini sampai kepada akibat dan efek yang mungkin timbul dari berbagai pilihan yang nantinya akan kita ambil. Disini, ketenangan sangat diperlukan. Kalau bisa siy jangan panik, hehehehe kalo bisa loh yaa, pokoknya tarik nafas yang dalam, atur nafas kita, just take your time then start to analyze.
Kedua, mintalah saran kepada orang disekitar kita, yang mungkin lebih mengenal kita, yang sangat kita percaya atau mungkin orang-orang yang lebih mengenal situasi yang sedang kita hadapi. Dengan bercerita dan meminta saran kepada orang lain, sangat memungkinkan kita untuk melihat masalah ini dari berbagai sudut pandang yang berbeda, yang malah mungkin awalnya ga kepikiran sama sekali oleh kita. Kalau gw siy, hmm rajin bner kayanya cerita sama keluarga, teman atau sahabat-sahabat gw, hehehe dan gw emang sadar, begitu gw merasa gw nyaman ngobrol dengan seseorang, maka pada saat itulah gw akan memulai untuk bercerita atau mungkin sekedar mendiskusikan sesuatu, dengan motif yang berbeda-beda tentunya, bisa karena gw emang merasa gw bisa mendapatkan suatu pandangan yg lebih baik ketika gw berdiskusi dengan orang itu, bisa karena gw emang lagi butuh orang untuk mendengarkan cerita/apa yang lagi gw rasain atau bisa juga karena semata-mata gw ingin menarik simpati dari orang itu (mostly, ini pasti lg ngbrl sama lawan jenis, hahaha karena gw tertarik sama dia pastinya laaah).
Ketiga, tetap berpegang kuat pada apapun keputusan yang telah elo ambil. Maksud berpegang teguh disini tuh jangan plin-plan. I really hate this kind of a guy (yang berarti, gw kadang juga benci bgt sama diri gw sendiri yang selalu plin-plan ketika berhadapan sama masalah KITA). Yaa, ini emang the hardest part, dalam artian kita harus punya prinsip dan ketegasan, setelah kita siap mengambil sebuah keputusan, pertahankan keputusan itu, karena itu yang terbaik menurut kita. Begitu kita mulai goyah terhadap apa yang kita ambil, ga akan ada hal baik yang akan kita terima kecuali penyesalan yang berlipat. Oleh karena itu, pikirkan lah matang-matang sebelum mengambil sebuah keputusan.
Keempat, dan mungkin yang terakhir, ingat lah pada sebuah kata-kata just do your best and let GOD do the rest. Ya, setelah kita selesai menganalisa situasi dan segala kemungkinannya, setelah kita berkonsultasi dan meminta saran orang lain, sangat penting untuk kemudian menyerahkannya kepada Yang Maha Kuasa. Biarkan lah Tuhan yang mengatur segalanya, apapun itu kita harus percaya bahwa semua terjadi karena memang sudah diatur sedemikian rupa, tidak ada suatu kebetulan karena pada dasarnya selalu ada maksud dibalik semua yang sudah Tuhan berikan kepada kita (obviously, this last point it's not meant to any atheis people, ahhaha i don't believe about atheis people anyway, everybody must believe in God).

Untuk semua yang gw tulis diatas, mungkin kurang pas untuk elo semua coba terapin klo elo sedang berada dalam situasi dimana elo harus membuat sebuah keputusan secara cepat, klo itu siy mungkin poin terakhir aja yang paling efektif, banyak-banyak berdoa aja, hehehehe. Yah mungkin itu aja yang bisa gw tulis dan tentunya tanpa bermaksud menggurui juga kok (tapi gpp lah klo emg terlihat seperti menggurui, hell yes...this is my own blog, if you didn't like mine, i don't really give a sh*t, just start your own blog then start to write something, huehehehhe).

The Oxford Murder


Sebenarnya film The Oxford Murder ini standar aja siy, bercerita tentang kasus pembunuhan berantai yang terjadi di lingkungan kampus Oxford yang terkenal itu. Tapi mungkin misteri yang dihadirkan oleh sang sutradara dan penghadiran korelasi antara seni membunuh dengan ilmu matematika serta perjuangan sang tokoh utama mencari petunjuk-petunjuk yang mengarah kepada pelaku pembunuhan itu sangat menarik buat gw (yah paling engga, itu yang sempat gw rasakan di tengah-tengah menonton) dan membuat gw menuliskan kesan gw tentang film itu di blog gw ini. Kenapa menarik? karena disini seolah sang tokoh utama (Eljah Wood, seorang mahasiswa yang berasal dari Amerika Serikat dan John Hurt, seorang profesor ilmu matematika Universitas Oxford) berperan sebagai pasangan detektif yang berusaha keras memecahkan misteri pembunuhan tersebut. Mereka bersikeras kalau pembunuhan yang terjadi itu mempunyai kaitan erat dengan ilmu matematika, ilmu yang menjadi spesialisasi kedua tokoh utama tersebut.

Disini mungkin gw akan lebih menceritakan kesan yang gw dapat setelah menonton film ini dibanding dengan jalan cerita dari film itu sendiri. Kurang lebih selama sekitar 25 menit pertama, gw sangat tertarik (dan amaze juga siy..) dengan alur film ini, banyak teori mengenai ilmu matematika yang dihadirkan disitu, yang membuat gw juga kewalahan buat ngikutin jalan pikiran kedua tokoh utama itu. Tapi hal ini mungkin yang malah makin membangkitkan rasa penasaran gw yang udah mulai terbentuk sejak dimulainya film ini. Sampai di pertengahan film ini, kita sudah tidak terlalu dipusingkan dengan teori-teori seperti diawal film, karena alur film sudah terbentuk sebagai sebuah film misteri pembunuhan dimana pembunuhnya memakai metode ilmu matematika untuk mempermainkan kedua tokoh utama tersebut. Sampai sejauh ini, film ini masih bisa disejajarkan dengan film misteri lainnya (seperti "Seven", salah satu film misteri terbaik menurut gw).

Menjelang bagian akhir film ini, mungkin pendapat gw banyak berlawanan dengan orang lain yang juga telah menonton film ini. Buat gw, bagian ini adalah bagian yang membuat film ini menjadi biasa aja buat gw, yang membuat film ini menjadi tidak terlalu spesial. Memang, film ini mempunyai sebuah 'twist ending', sebuah ending yang tidak tertebak (yang akhir-akhir ini seperti menjadi sebuah syarat agar film-film misteri dan sejenisnya bisa laku di pasaran), tapi buat gw akhir dari film ini masih kurang. Bukan bermaksud sok tahu, tapi gw melihat kayanya sang sutradara seperti kehabisan ide dengan semua teka-teki yang dia hadirkan sendiri di tengah-tengah film. Menurut pendapat gw, film ini bisa menjadi sebuah film yang sangat bagus, tapi ya itu tadi, bagian akhir dari cerita ini seperti mengubur semua kesan bagus yang gw dapet sampai di tengah-tengah film.

Sebenarnya, gw juga ga tau secara detail apa siy yang kurang dari film ini. Mungkin akting dari para pemainnya juga biasa aja (kecuali mungkin Elijah Wood), tapi dengan hadirnya berbagai macam teka-teki dari awal sampai di bagian tengah film, gw merasa kalau sang sutradara harusnya bisa membuat ending yang jauh lebih berbobot, jauh lebih menarik dengan menghadirkan kembali hubungan antara teori-teori matematika yang disampaikan diawal film ini dengan misteri pembunuhan berantai itu sehingga bisa menghadirkan ending yang lebih kompleks lagi (hehehehe sekali lagi, gw mungkin agak sok tahu nih).

Kesimpulannya, secara overall film ini "B" aja, dalam artian biasa aja, ga harus nonton di bioskop, di DVD bajakan kayanya ga rugi juga kok, hehehehe. Tapi tetap, menurut gw film ini layak ditonton, apalagi buat semua pencinta kisah-kisah detektif, novel misteri seperti karangan Agatha Christie, karena memang sudah jarang film bertipe seperti ini akhir-akhir ini. Semoga aja tulisan ini bisa menggugah yang lain untuk mulai nonton film ini dan bisa ngasih saran ke gw, film lainnya yang mungkin mempunyai jenis atau alur cerita yang mirip dengan film The Oxford Murder ini.